Wisudaku Yang Ke-2
Alhamdulillah dapat menyelesaikan studi Hukum Tata Negara di IAI Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas
Bersama Dosen Terbaik IAI Sambas
Bapak H. Nashirun, MH, Bapak Utadz Hatoli, MH, dan Bapak Asman, MH.
Senin, 18 Mei 2020
CARA MENGAKTIFKAN DAN MENGHAPUS BKU YANG SUDAH DITUTUP/TERKUNCI PADA RKAS VERSI 2.04
Cara Mudah Membuat 2 Akun Sekolah dalam 1 Aplikasi RKAS 2020
Assalamu'alaikum, Salam Satu Data!
Pada artikel kali ini, saya mencoba untuk berbagi sedikit Tips dan Trik untuk membuat 2 akun sekolah dalam 1 aplikasi RKAS Versi 2.00 BOS Tahun 2020 sehingga dalam 1 laptop dapat digunakan untuk input lebih dari 1 akun RKAS Sekolah.
Tentunya barangkali ada teman-teman yang menangani lebih dari 1 sekolah. Jika harus menggunakan 2 buah Laptop maka bisa kebayang kan ribet nya..?
Tip dan Trik ini bisa juga ditonton di channel youtube saya:
https://www.youtube.com/watch?v=PyCFoWZ97J8
Baik, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Selasa, 26 Februari 2019
DAPODIK 2019.c RESMI DI RILIS
Postingan ini hanya untuk meneruskan Infromasi dari Admin DAPODIK Pusat, semoga bermanfaat.
Sumber: http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/berita/rilis-pembaruan-aplikasi-dapodikdasmen-versi-2019-c
- [Perbaikan] Perubahan data pribadi pada GTK hanya dapat dilakukan oleh individu GTK yang bersangkutan
- [Perbaikan] Perbaikan validasi pengecekan mata pelajaran yang tidak terdapat di struktur kurikulum
- [Perbaikan] Perbaikan bugs pada saat pemilihan mata pelajaran pada pembelajaran
- [Perbaikan] Menonaktifkan tombol proses kelulusan bersama pada jenjang SMA dan SMK
- [Perbaikan] Menonaktifkan tombol Luluskan PD Tingkat Akhir pada menu Rombongan Belajar
- [Perbaikan] Menonaktifkan tombol Batalkan Registrasi pada menu Peserta Didik Keluar
- [Perbaikan] Penguncian tombol Tambah Siswa Kelas 1 SD hanya dapat dimapping pada rombel tingkat 1 saja
- [Perbaikan] Penguncian perubahan variabel jenis_kelamin, tempat_lahir dan NIK pada formulir GTK
- [Perbaikan] Penguncian perubahan variabel jenis_kelamin dan tempat_lahir pada formulir Peserta Didik
- [Perbaikan] Mengosongkan isian default pada saat penambahan rombongan belajar
- [Perbaikan] Menginvalidkan semua referensi yang terkait GTK jika referensi sudah dinonaktifkan dari pusat
- [Perbaikan] Perubahan validasi variabel NIK, NISN, lintang dan bujur wajib diisi bagi Peserta Didik Kelas 3, 6, 9, 12, dan 13.
- [Perbaikan] Perbaikan bugs pada saat tambah peserta didik untuk SILN
- [Perbaikan] Perbaikan bugs pada saat update pembaruan sinkronisasi
- [Perbaikan] Perbaikan menu rombongan belajar untuk mengakomodasi program SKS
- [Perbaikan] Perbaikan alur pengisian peserta didik yang mengikuti program SKS
- [Perbaikan] Penguncian jam mengajar per minggu sesuai kurikulum yang berlaku
- [Perbaikan] Perbaikan dan penyempurnaan pencegahan proses sinkronisasi jika terdeteksi menggunakan prefill yang telah berhasil sinkronisasi sebelumnya
- [Perbaikan] Perbaikan dan penyempurnaan pada saat registrasi baik online ataupun offline dengan penambahan persentase status bar
- [Perbaikan] Perbaikan dan penyempurnaan web service lokal
- [Pembaruan] Penambahan Menu Nilai UKK (Uji Kompetensi Keahlian) khusus untuk bentuk pendidikan SMK
- [Pembaruan] Penyesuaian terhadap penambahan bentuk pendidikan baru yaitu SMAK
- [Pembaruan] Penambahan filtering bagi peserta didik hanya bisa naik kelas satu tingkat di atasnya
- [Pembaruan] Penambahan pemicu pembatalan perubahan tingkat pendidikan, kurikulum dan program keahlian (untuk jenjang SMA dan SMK) jika rombongan belajar tersebut sudah terisi anggota rombel dan pembelajaran
- [Pembaruan] Penambahan filter pada saat mapping anggota rombel, peserta didik tidak bisa turun kelas dan loncat kelas
- [Pembaruan] Penambahan validasi untuk Penyelenggara Pondok Pesantren
- [Pembaruan] Penambahan validasi bagi peserta didik tingkat akhir pada jenjang SMK harus sudah pernah mengikuti Prakerin Siswa
- [Pembaruan] Penambahan validasi bagi peserta didik tingkat akhir harus memiliki NIS/NIPD
Salam Satu Data,
Admin Dapodikdasmen
Link Download Aplikasi Dapodik 2019.c:
- Link unduhan ke-1
- Link unduhan ke-2
- Link unduhan ke-3
- Link unduhan ke-4
- Link unduhan ke-5
- Link unduhan ke-6
- Link unduhan ke-7
- Link unduhan ke-8
- Link unduhan ke-9
- Link unduhan ke-10
- Link unduhan ke-11
- Link unduhan ke-12
- Link unduhan ke-13
- Link unduhan ke-14
- Link unduhan ke-15
- Link unduhan ke-16
- Link unduhan ke-17
- Link unduhan ke-18
- Link unduhan ke-19
- Link unduhan ke-20
Contoh link unduh prefill untuk provinsi dengan kode 01 yaitu DKI jakarta
http://118.98.166.87/prefill_dikdasmen_2019_01A/generate_prefill.php
http://118.98.166.87/prefill_dikdasmen_2019_01B/generate_prefill.php
http://118.98.166.87/prefill_dikdasmen_2019_01C/generate_prefill.php
http://118.98.166.87/prefill_dikdasmen_2019_01D/generate_prefill.php
http://118.98.166.87/prefill_dikdasmen_2019_01E/generate_prefill.php
http://118.98.166.60/prefill_dikdasmen_2019_01A/generate_prefill.php
http://118.98.166.60/prefill_dikdasmen_2019_01B/generate_prefill.php
http://118.98.166.60/prefill_dikdasmen_2019_01C/generate_prefill.php
http://118.98.166.60/prefill_dikdasmen_2019_01D/generate_prefill.php
http://118.98.166.60/prefill_dikdasmen_2019_01E/generate_prefill.php
http://118.98.166.81/prefill_dikdasmen_2019_01A/generate_prefill.php
http://118.98.166.81/prefill_dikdasmen_2019_01B/generate_prefill.php
http://118.98.166.81/prefill_dikdasmen_2019_01C/generate_prefill.php
http://118.98.166.81/prefill_dikdasmen_2019_01D/generate_prefill.php
http://118.98.166.81/prefill_dikdasmen_2019_01E/generate_prefill.php
http://202.43.72.194/prefill_dikdasmen_2019_01A/generate_prefill.php
http://202.43.72.194/prefill_dikdasmen_2019_01B/generate_prefill.php
http://202.43.72.194/prefill_dikdasmen_2019_01C/generate_prefill.php
http://202.43.72.194/prefill_dikdasmen_2019_01D/generate_prefill.php
http://202.43.72.194/prefill_dikdasmen_2019_01E/generate_prefill.php
Berikut adalah kode untuk setiap provinsi:
3. Panduan Penggunaan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019.c
Anda menyukai artikel ini?
Jumat, 04 Agustus 2017
Pra-rilis Aplikasi Dapodikdasmen untuk Tahun Ajaran 2017/2018 Semester 1
- Diposkan Oleh : Admin Dapodik Pusat
- |
- Tanggal : 02 Agustus 2017
- |
- Kategori : Informasi
Yang terhormat,
- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
- Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota
- Kepala Sekolah SD, SMP, SLB, SMA dan SMK
- Operator Dapodik
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Jumat, 14 Juli 2017
BAGAIMANA CARA PELAFALAN HURUF-HURUF HIJAIYYAH DENGAN BENAR ? oleh UST. ABU RABBANI
Kamis, 01 April 2010
7 Kesalahan Siswa Dalam Mengerjakan Soal Matematika
Belajar Matematika Belajar Menghafal ?
Senin, 08 Februari 2010
Kemudahan menggunakan Akun DAPODIK (JARDIKNAS)
Jardiknas
Tujuan Jardiknas
Tujuan pengembangan Jardiknas adalah sebagai media informasi dan komunikasi online antar institusi dan komunitas pendidikan di seluruh Indonesia dalam rangka peningkatan mutu, pemerataan akses, transparasi dan akuntabilitas Pendidikan Nasional.Seiring pesatnya perkembangan Teknologi di dunia pendidikan, saat ini pemerintah khususnya Departemen Pendidikan Nasional membuka ruang bagi pihak sekolah/dinas untuk mempunyai akun operator sendiri dengan hanya melakukan registrasi secara online melalui situs Jardiknas. Dengan melakukan registrasi akun dapodik, pihak sekolah akan mendapatkan Akun Operator yang bisa digunakan untuk Login ke Web Operator Jardiknas.
Rabu, 16 Desember 2009
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
IDIK4008
Rangkuman Mata Kuliah
________________________________________
MODUL 1
HAKIKAT PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Kegiatan Belajar 1
Penelitian dan Karakteristik Penelitian Tindakan Kelas
1. An inquiry of practice from within (penelitian berawal dari kerisauan guru akan kinerjanya).
2. Self-reflective inquiry (metode utama adalah refleksi diri, bersifat agak longgar, tetapi tetap mengikuti kaidah-kaidah penelitian).
3. Fokus penelitian berupa kegiatan pembelajaran.
4. Tujuannya: memperbaiki pembelajaran.
Dari karakteristik tersebut dapat dibandingkan ciri-ciri PTK dengan penelitian kelas dan penelitian formal.
Guru dianggap paling tepat melakukan PTK karena: (1) guru mempunyai otonomi untuk menilai kinerjanya, (2) temuan penelitian tradisional sering sukar diterapkan untuk memperbaiki pembelajaran, (3) guru merupakan orang yang paling akrab dengan kelasnya, (4) interaksi guru-siswa berlangsung secara unik, dan (5) keterlibatan guru dalam berbagai kegiatan inovatif yang bersifat pengembangan mempersyaratkan guru mampu melakukan penelitian di kelasnya.
Kegiatan Belajar 2
Manfaat Keterbatasan, dan Persyaratan Penelitian
PTK bermanfaat bagi guru, pembelajaran/siswa, serta bagi sekolah. Manfaat PTK bagi guru adalah sebagai berikut.
Selasa, 08 Desember 2009
"PARAFRASE PUISI"
Contoh:
Perhatikan puisi Chairil Anwar berikut ini:
HAMPA
kepada Sri
Sepi di luar. Sepi menekan-mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti. Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti.
Dengan teknik parafrase ini kita tambah beberapa
kata agar lebih mudah dipahami.
HAMPA
kepada Sri
(keadaan amat) Sepi di luar (sana).
(Keadaan) Sepi (itu) menekan-(dan) mendesak.
Lurus kaku pohon(-pohon)an (disana).
(pohonan itu) Tak bergerak
Sampai ke puncak (nya). Sepi (itu) memagut(ku),
Tak satu kuasa (pun dapat) melepas-(dan me)renggut(nya
dariku)
Segala(nya hanya) menanti. Menanti. (dan) Menanti (lagi).
(menanti dalam) Sepi.
(di) Tambah (lagi dengan keadaan saat) ini (,) menanti jadi
mencekik (malah)
Memberat(kan dan)-mencekung (kan) punda (kku)
Sampai binasa segala(-galanya). (itu pun) Belum apa-apa
(bahkan) Udara (pun telah) bertuba. Setan (pun) bertempik
(sorak)
Ini (,) (peraan) sepi (ini) terus (saja) ada.
Dan (aku masih tetap) menanti.
NB: Teknik parafrase ini hanya diperlukan bagi puisi-puisi yg
amat minim kata-katanya. Bila suatu puisi telah tersusun dalam
kata-kata yg mudah dipahami, maka tidak diperlukan lagi membuat
parafrase.
Sabtu, 24 Oktober 2009
PARAFRASE PUISI
Parafrase adalah mengubah bentuk puisi menjadi bentuk Prosa tanpa mengubah nilai kandungan puisi tersebut.
Contoh:
Perhatikan puisi Chairil Anwar berikut ini:
HAMPA
kepada Sri
Sepi di luar. Sepi menekan-mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti. Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti.
Dengan teknik parafrase ini kita tambah beberapa
kata agar lebih mudah dipahami.
HAMPA
kepada Sri
(keadaan amat) Sepi di luar (
(Keadaan) Sepi (itu) menekan-(dan) mendesak.
Lurus kaku pohon(-pohon)an (disana).
(pohonan itu) Tak bergerak
Sampai ke puncak (nya). Sepi (itu) memagut(ku),
Tak satu kuasa (pun dapat) melepas-(dan me)renggut(nya
dariku)
Segala(nya hanya) menanti. Menanti. (dan) Menanti (lagi).
(menanti dalam) Sepi.
(di) Tambah (lagi dengan keadaan saat) ini (,) menanti jadi
mencekik (malah)
Memberat(
Sampai binasa segala(-galanya). (itu pun) Belum apa-apa
(bahkan) Udara (pun telah) bertuba. Setan (pun) bertempik
(sorak)
Ini (,) (peraan) sepi (ini) terus (saja) ada.
Dan (aku masih tetap) menanti.
NB: Teknik parafrase ini hanya diperlukan bagi puisi-puisi yg
amat minim kata-katanya. Bila suatu puisi telah tersusun dalam
kata-kata yg mudah dipahami, maka tidak diperlukan lagi membuat
parafrase.
















